Manusia pada dasarnya ingin dihargai, bukan berarti ingin dipuja. Disadari atau tidak itu sebuah kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi, jika tidak maka akan timbul rasa kurang nyaman dan sejenisnya.
Pernahkah kalian berada dalam posisi dimana lingkunganmu anti apresiasi? Haram menghargai, bahkan tidak mengenal rasa Terima kasih. Sedangkan hal² tersebut adalah hal dasar yang bikin hubungan manusia bisa lebih harmonis.
Kamu berprestasi tapi membuat mereka iri, kamu unggul namun membuat mereka terpukul, kamu bercahaya namun membuat mereka cedera, bahkan kamu menarik membuat mereka tercabik².
Adakalanya, orang lain sengaja mematikan sinarmu, menghentikan langkahmu, menjauhkanmu dari berbagai macam potensi, bahkan tindakan gilanya adalah menyebar fitnah keji supaya kamu dibenci.
Fenomena ini sungguh menyakitkan jika benar² terjadi, namun ingat bahwa semua di luar kendali. Manusia hanya bisa do the best but tidak semua hal terjadi dapat ia kendalikan.
Rasa sakit itu wajar, muak menjadi hal lumrah, dan ingin rasanya tidak Terima adalah hal yang sangat manusiawi. Jika kita tidak mampu mengelola reaksi dari sakit hati ini maka yang ada kita menjadi orang yang hidupnya tidak tenang dan merasa seumur hidup penuh dendam.
Kita dapat memilih berdamai dengan keadaan dan mencari tempat dimana kita lebih dihargai. Mengganti teman, circle, bahkan menghilang dari people toxic adalah bentuk penghargaan kepada diri kita. Bukti cinta kita terhadap hidup kita. Kita berhak untuk mementingkan kesehatan lahir batin kita, sekali lagi mementingkan diri kita.
0 comments:
Post a Comment