Syukur tak terhingga ketika finally kita bisa cut off orang terdekat yang problematik. Ya, segala toleransi sudah tidak lagi bisa menahan gemuruh di dada dan muaranya mengembalikan semua kepada Allah. Meminta jalan terbaik kepada Allah atas kekacauan mental yang beberapa tahun ini mencoba disembunyikan atas nama ga enak e.
Cukup Allah Maha penyembuh dan Maha pemberi solusi terbaik. Pinta dalam doa semoga banyak jalan untuk dapat mengurai hubungan yang sudah sangat toxic ini. Dan benar ketika kita sudah pasrah sama Allah dengan segala daya upaya-nya, Allah lah yang menurunkan ribuan solusi yang bikin takjub dan ga pernah disangka bentuknya.
Rasanya ada space 80% di waktu, memori, tenaga maupun emosi yang terbebaskan. So, dengan kata lain orang tersebut so toxic kan ya? Ambil pelajarannya ya, jadilah lebih bijak dan dewasa dalam berhubungan dengan orang lain, entah pertemanan, asmara, bertetangga maupun bermasyarakat.
Jika dari awal gelagatnya kok orang ini hanya memanfaatkan ya, yuk sesegera mungkin ambil sikap. Sudahi denial dan ribuan prasangka baik yang sebenarnya kamu sedang perang dengan hati kecilmu. Ya dya bukan orang baik tapi kamu mempertahankan hanya karena ga enakan.
Sayangi dirimu lebih, stop memikirkan urusan orang lain, dan fokuslah pada goals hidupmu. Dya bahkan mereka hanyalah orang lain yang akan tetap jadi orang lain di hidupmu. So, biasa aja dalam berhubungan dengan orang lain. Perkuat saja hubungan dengan TuhanMu yang Maha segalanya, bukan malah sebaliknya.
*self reminder
0 comments:
Post a Comment