Ya minimal sadar diri, harus tau diri ketika kamu sudah tidak dihargai. Setelah sekian panjang kamu denial dan menganggap dya atau mereka adalah orang baik yang layak kamu beri waktu dan energimu maka sadarlah akan ada masanya untuk STOP. Stop ketika dya hanya datang karena butuh, oke kamu punya toleransi but sampai kapan? Sampai limit dan kamu mau menunggu terkurasnya energimu kah? Atau harus menunggu emosimu acak²an dan butuh konsul ke psikolog?
Dya ataupun mereka yang sengaja membalas chatmu lama bahkan mengabaikan chatmu. Sedangkan chat kamu sudah dya baca, terlebih orang itu tidak bisa jauh dari HP. Ya kamu harus sadar diri bahwa kamu bukan prioritasnya lagi, chatmu ga penting karena kamu tidak lagi memberikan manfaat untuk hidupnya. Kamu sudah menyadari bahwa kamu sudah tidak bisa menerima curhatan dramanya yang ga akan pernah berakhir itu so inilah konsekuensinya. Sengaja tuh entar² aja dah balas chatmu,.
Dya ataupun mereka ada di depanmu tapi tidak untuk jiwanya. Kalo dya cerita kamu dengerin secara seksama, tp klo kamu yang cerita? Ah boro² didengerin palingan ditinggal chatingan sama orang lain. Hey kamuuu jangan bod*h ya, cukup². Hargai dirimu dong, skip dan tinggalkan orang macam itu yang tidak dapat menghargai tenaga, pikiran, dan energimu. You deserved better. Bukankah temanmu banyak? Percayalah dya yang kelimpungan kehilangan teman setulus kamu, yaps bukan kamu yang kehilangan teman. Temanmu masih banyaak yang lebih tulus, fair, dan lebih menghargaimu kan,.
Ngeri lho berhadapan dengan orang tulus, jika tulusnya tidak lagi dihargai jangan harap kamu akan menemukan dya di cerita hidupmu, sebaliknya dya akan menutup pintu rapat² kisahnya sehingga kamu akan sulit mengaksesnya. Jikapun bisa, itu hanya topik umum yang dipilih dya untuk dibahas, tidak untuk the whole of their life. Bayangin dulu aja dah, dulu kamu sedekat nadi, yang apa² tau tiba² sekarang aksesnya ditutup... Seru kan,.
Hargai siapapun yang hadir di hidupmu, entah dya memberikan manfaat ataupun sebaliknya. Jangan sok merasa paling penting dan layak untuk didengarkan setiap curhatmu. Dya mendengarkan curhatmu karna dya menghargai kamu, namun apa kabar kamu? Sengaja nih dilama²in mbalesnya karena udah ga ada yang bisa dimanfaatkan kan? Ada ternyata jenis manusia macam ini,.
Jika kamu pingin tau, apa sih perasaan orang yang sudah tidak dihargai dan dya punya sikap memilih balik kanan meninggalkanmu? Ketahuilah dya happy dan tenang lho. Orang yang bisa mengharagai orang lain itu temennnya pasti tidak satu atau dua. Jika dya memilih hanya punya close friends sedikit maka itu pilihannya, bukan karena ia tak mampu memiliki banayak teman. Ia PD dan tidak takut kehilangan teman pastinya, terlebih kehilangan teman yang model memanfaatkan gitu. Dengan langkah tegap dya skip ybs. Byeeee. Mentalnya aman dan yang jelas waktunya lebih banyak untuk hal² yang lebih penting termasuk untuk mengurusi dirinya sendiri.
Muak ternyata ya jika mengingat hal semacam ini, ada banyak rasa penyesalan kenapa ya dulu sebodo* itu menyia²kan waktu dan membuang tenaga untuk menghadapi orang yang aslinya tidak bisa menghargai kita. Nasi sudah jadi bubur, ambil pelajarannya aja deh. Cukup ga mau lagi punya temen begituan. Cukup² dan jaga pertemanan mu yang lain dengan orang² yang selalu ada buatmu, yang tulusnya tanpa perlu tandingan, dan yang pedulinya asli bukan karna ada faktor lainnya.
0 comments:
Post a Comment